Skip to main content

Cara Membedakan iPhone Asli dan Palsu

Cara Membedakan iPhone Asli dan Palsu

Cara Membedakan iPhone Asli dan Palsu

Sampai saat ini, iPhone palsu masih banyak tersebar di pasaran. Hal ini jelas meresahkan untuk para konsumen. Untuk terhindar dari produk-produk palsu, sebaiknya pahami cara membedakan iPhone asli dan palsu.

Ada banyak hal yang membedakan antara iPhone asi dan palsu. Namun para penjual nakal biasanya akan meyakinkan calon pembeli dengan segala iming-imingnya. Target pasarnya jelas, yaitu mereka yang belum begitu paham tentang iPhone.

TOC / Daftar Isi

1. Cara Membedakan iPhone Asli dan Palsu

Berikut ini beberapa hal yang bisa diperhatikan untuk membedakan antara iPhone asli atau palsu.

Back to Content ↑

1.1. Material

iPhone dikenal sebagai salah satu smartphone berkualitas tinggi. Tak heran jika perangkat Apple yang satu ini dibuat menggunakan material berkualitas. iPhone 6 dan 7 series dibuat menggunakan material aluminium untuk body belakangnya.

Sementara iPhone 8, X, 11, dan 12 series menggunakan material kaca di body belakangnya. Khusus di bagian frame, semua iPhone saat ini menggunakan bahan aluminium. Feel saat menggenggam iPhone akan terasa solid.

Perlu dicurigai apabila ada perangkat iPhone yang menggunakan material berupa plastik murahan dan feelnya tidak solid atau terkesan ringkih. Hal ini dapat menjadi tanda bahwa smartphone tersebut bukanlah perangkat iPhone yang asli.

Back to Content ↑

1.2. Kualitas Layar

iPhone merupakan produk yang dikhususkan untuk segmen ekonomi menengah ke atas, apalagi di pasar Indonesia. Namun hal ini sebanding dengan kualitas bahan atau material yang diberikan. Tak hanya material body, layar yang dipakai juga bukan kaleng-kaleng.

Apple menggunakan teknologi layar Retina untuk seluruh produk smartphonenya. Layar jenis ini mampu memberikan tampilan yang tajam dan rapat.

Apabila mendapati iPhone dengan layar yang kualitas warnanya tidak tajam, serta kerapatan pixelnya kurang, bisa dicurigai bahwa perangkat tersebut adalah palsu. Kemungkinan lainnya adalah iPhone tersebut telah diganti layarnya. Namun tidak diganti menggunakan part yang original dari iPhone.

Back to Content ↑

1.3. Kamera

Tak sedikit orang yang memilih menggunakan iPhone dibandingkan Android karena kameranya. Meski kalah dari segi jumlah kamera maupun resolusinya, kualitas foto dan video yang dihasilkan iPhone hampir selalu lebih baik dibandingkan Android karena ukuran sensornya lebih besar.

Untuk mengetahui bahwa iPhone yang akan dibeli adalah asli, sebaiknya bandingkan langsung dengan iPhone tipe serupa milik teman atau kerabat Anda. Bandingkan secara head to head untuk hasil kameranya. Jika kualitas foto dan video yang dihasilkan sama, bisa dipastikan barang tersebut original.

Back to Content ↑

1.4. Sistem Operasi

Apple memiliki sebuah sistem operasi yang disebut dengan iOS. Sistem operasi ini hanya bisa digunakan oleh perangkat iPhone dan iPad. Khusus untuk iPhone, perangkat ini tidak mungkin diinstall dengan sistem operasi lainnya.

Cara membedakan iPhone asli dan palsu akan sangat mudah jika dilihat dari sistem operasi yang digunakan. Apabila iPhone menggunakan sistem operasi Android, dapat dipastikan dengan jelas bahwa gadget tersebut palsu.

Bagaimana cara mengetahui sistem operasi yang digunakan? Coba hidupkan perangkat dari kondisi mati. Jika asli, pada halaman paling awal yang akan ditampilkan adalah logo Apple. Jika sempat muncul tampilan lain sebelum logo Apple tersebut, dapat dipastikan iPhone itu palsu.

Back to Content ↑

1.5. Coba Screenshot

iPhone memiliki cara screenshot yang khusus. Untuk perangkat yang masih punya tombol home, cara screenshot adalah menekan tombol power dan tombol home bersamaan. Sementara iPhone dengan Face ID dapat memakai kombinasi tombol power dan volume atas.

Coba ambil sebuah screen capture pada iPhone menggunakan cara yang telah disebutkan diatas. Apabila iPhone tersebut palsu, biasanya cara di atas tidak akan mampu memberikan tangkapan layar seperti yang diinginkan. Caranya pasti akan berbeda.

Back to Content ↑

1.6. Harga

Seperti yang sudah Anda ketahui, harga iPhone di Indonesia umumnya lebih tinggi dibandingkan smartphone lain. Harga dapat dijadikan sebagai salah satu indikator untuk membedakan iPhone asli dan palsu.

Caranya sangat mudah, kalau Anda melihat ada tawaran iPhone dengan harga sangat murah, sebaiknya abaikan saja. Pasalnya, bisa dipastikan bahwa iPhone yang ditawarkan adalah palsu.

Namun, penjual yang tidak bertanggung jawab kini tak kurang akal. Tak jarang mereka membanderol iPhone palsu dengan harga yang sama seperti iPhone asli. Alhasil, banyak orang tertipu. Sebelum memutuskan membeli, alangkah baiknya Anda melihat review atau testimoni yang diberikan pembeli.

Back to Content ↑

1.7. Teliti Bagian Spesifikasi dan Fitur

Spesifikasi dan fitur dapat digolongkan sebagai indikator kunci yang sangat sulit ditiru secara persis oleh para pemalsu iPhone. Untuk melihat spesifikasi iPhone, Anda dapat mencari di internet. Begitu pula dengan fitur-fitur khusus lainnya.

Contohnya adalah keberadaan TouchID dan FaceID. TouchID digunakan pada iPhone 5s, 6 series, 7 series, dan 8 series. Sementara iPhone X series, 11 series, dan 12 series menggunakan Face ID. Jika fitur keamanan ini tak ditemukan pada iPhone, Anda sudah tahu apa artinya, bukan?

Back to Content ↑

1.8. Keberadaan Memori Eksternal

Untuk mengakomodasi penyimpanan file pengguna, iPhone hanya mengandalkan memori internal dan penyimpanan cloud. Smartphone besutan Apple ini sama sekali tak pernah menyediakan slot untuk memori eksternal.

Sangat mudah untuk membedakan antara iPhone palsu dan asli dari keberadaan slot memori eksternal. Jika Anda menjumpai adanya slot tersebut, dapat dipastikan dengan jelas bahwa perangkat itu bukanlah iPhone melainkan replika atau tiruan.

Back to Content ↑

2. Cek Keaslian iPhone

Selain membedakan dengan cara-cara di atas, Anda juga dapat memeriksa keaslian iPhone menggunakan 3 cara yang akan dijelaskan berikut ini.

Back to Content ↑

2.1. App Store

iPhone hanya menggunakan sistem operasi iOS. Bisa dipastikan juga bahwa toko aplikasi yang ada di dalamnya adalah App Store. Untuk mengecek keaslian sebuah iPhone, temukan menu App Store, kemudian buka.

Sementara iPhone palsu biasanya tidak menggunakan App Store, melainkan Play Store atau toko aplikasi lainnya.

Back to Content ↑

2.2. IMEI dan Serial

IMEI dan Serial Number juga dapat digunakan untuk cek aktivasi iPhone. Apple pun menyediakan situs khusus untuk memeriksanya. Ada pun situs tersebut adalah https://checkcoverage.apple.com/. Untuk menggunakannya, perhatikan tutorial berikut.

  1. Pertama, siapkan IMEI dan Serial Number terlebih dahulu. Keduanya bisa didapatkan dengan melihat di menu Settings atau di kemasan produk.
  2. Jika sudah siap, buka browser dan kunjungi situs https://checkcoverage.apple.com/.
  3. Masukkan IMEI dan Serial Number di tempat yang disediakan.
  4. Apabila terdeteksi, artinya iPhone tersebut asli.
  5. Pastikan juga terdapat keterangan Tanggal Pembelian Valid untuk memastikan bahwa iPhone tersebut dibeli secara resmi dan bukan barang curian.

Back to Content ↑

2.3. iTunes

Cara terakhir untuk cek keaslian iPhone yaitu memakai bantuan iTunes. Untuk melakukan ini, Anda memerlukan PC, baik Windows maupun Mac. Caranya tak begitu sulit.

  1. Install iTunes di PC terlebih dahulu.
  2. Kemudian sambungkan iPhone menggunakan kabel USB ke PC.
  3. Apabila iTunes mendeteksi perangkat iPhone tersebut, berarti asli. Sebaliknya, perangkat iPhone palsu tidak akan terdeteksi di iTunes.

Back to Content ↑

Apabila Anda sudah berhasil mendapatkan iPhone asli, jangan lupa untuk mempelajari Tutorial iOS / iPhone OS Lengkap. Dengan begitu, Anda dapat menggunakan aplikasi dan fitur-fitur di iPhone dengan maksimal. Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat!