Skip to main content

Cara Kerja Vaksin Covid 19 Dalam Mencegah Penyakit

Cara Kerja Vaksin Covid 19 Dalam Mencegah Penyakit
Cara Kerja Vaksin Covid 19 Dalam Mencegah Penyakit

Cara Kerja Vaksin Covid 19 Dalam Mencegah Penyakit

Karena semakin meluasnya penyebaran covid 19. Membuat beberapa negara berinisiatif untuk memberikan vaksinasi kepada semua warganya. Setidaknya, dengan melakukan vaksinasi, setiap individu bisa memiliki kekebalan tubuh yang bisa mencegah covid 19 ini. Namun, bagaimana cara kerja vaksin covid 19 dalam mencegah penyakit ini?

Pertanyaan itulah yang sering dilontarkan oleh beberapa orang. Terutama bagi sebagian orang yang masih ragu mengenai keefektifan dari sejumlah vaksin ini. Agar Anda tidak terus menerus diliputi keraguan. Berikut beberapa penjelasan mengenai cara kerja vaksin covid 19 dalam mencegah penyakit. Setidaknya penjelasan ini bisa memberikan gambaran yang jelas mengenai keefektifan dari vaksin ini.

TOC / Daftar Isi

BACA JUGA: Apa itu Efikasi Vaksin dan Berapakah yang Aman?

Bagaimana Cara Kerja Vaksin Covid 19 dalam Mencegah Penyakit?

Dilihat dari tujuan pembuatannya, memang vaksin-vaksin ini diproduksi sebagai upaya untuk mencegah covid 19. Namun, bagaimanakah sebenarnya cara kerja vaksin covid 19 ini? Apakah sama dengan cara kerja yang dilakukan oleh vaksin-vaksin lainnya?

Sebenarnya, hampir sama. Vaksin-vaksin tersebut memang diproduksi untuk mencegah penyakit. Dengan cara membangun imun/kekebalan tubuh. Sehingga penerima vaksin memiliki kekebalan tubuh yang kuat. Bilamana virus menghampirinya.

Untuk saat ini saja, ada sekitar 25 vaksin yang digunakan untuk mencegah berbagai penyakit. Diantaranya vaksin untuk polio, campak, tetanus, difteri, meningitis, dan semacamnya. Selain yang telah disebutkan diatas, ada juga vaksin yang ditujukan untuk kanker serviks, typus hingga influenza sekalipun.

Umumnya, di dalam vaksin tersebut terdapat beberapa kandungan biologi, yang merupakan bagian dari virus atau bakteri. Namun, virus dan bakteri tersebut sudah dilemahkan. Sehingga bisa merancang kekebalan tubuh seseorang.

Begitu juga dengan cara kerja vaksin covid 19 dalam mencegah penyakit ini. Menurut salah satu artikel di halodoc yang menyebutkan, bahwa cara kerja dari vaksin-vaksin ini yaitu dengan merangsang imun tubuh. Sehingga dengan imunitas tersebut, akan membuat sebuah antibodi bagi tubuh. Yang nantinya berguna untuk melawan antigen dari patogen (virus corona) yang masuk ke dalam tubuh seseorang.

Back to Content ↑

Cara Kerja Vaksin Covid 19 serta Metode Pembuatannya

Jika tadi Anda sudah mengetahui bagaimana cara kerja vaksin covid 19 dalam mencegah penyakit. Berikut ini akan dibahas mengenai metode pembuatan dari sejumlah vaksin tersebut. Karena meskipun vaksin-vaksin tersebut memiliki tujuan yang sama. Namun, dalam pembuatannya, cenderung berbeda. Tergantung dari metode apa yang dipakai.

Back to Content ↑

Secara garis besar, pembuatan covid 19 ini dilakukan dengan 2 metode. Diantaranya:

1. Menggunakan Patogen Virus

Artinya vaksin covid 19 yang diproduksi ini dengan memanfaatkan virus dari covid 19 itu sendiri. Baik secara virus utuh maupun hanya sebagian patogen virus saja. Menurut harian kompas.com disebutkan bahwa pembuatan vaksin dengan metode ini terdiri dari 2 kategori. Yaitu,

Back to Content ↑

  • 1. Dengan menggunakan Virus Yang dilemahkan (Dinonaktifkan)

    Cara kerja dari vaksin ini sebenarnya sama dengan yang ada pada vaksin yang lainnya. Hanya saja, dalam pembuatannya yaitu dengan menggunakan patogen virus corona yang telah dilemahkan maupun yang dinonaktifkan.

    Cara kerja vaksin covid 19 dalam mencegah penyakit ini yaitu dengan membangun sistem kekebalan tubuh yang kuat. Yang tentunya akan melindungi tubuh, saat virus covid 19 menyerang tubuh. Hanya saja, dengan vaksin yang diambil dari patogen virus yang dilemahkan/dinonaktifkan ini tidak cocok bagi orang-orang tertentu. Terutama bagi golongan orang yang memiliki sistem imun yang lemah (autoimun).

  • Back to Content ↑

  • 2. Dengan Menggunakan Virus Inaktif

    Meskipun sistem kekebalan tubuh yang dihasilkan dari vaksin ini tidak lebih kuat dari vaksin yang didapat dari virus yang dilemahkan. Namun cara kerja vaksin covid 19 dalam mencegah penyakit untuk vaksin dari virus inaktif ini, bisa dibilang cocok untuk semua orang. Bahkan bagi orang yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah sekalipun.

    Adapun cara kerja vaksin covid 19 dengan jenis ini yaitu dengan memanfaatkan radiasi, panas maupun dengan bahan kimia. Dimana ketiganya digunakan untuk menghancurkan materi genetik patogen. Sehingga materi patogen tersebut bisa berhenti bereplikasi.

    Nah, karena memang kekebalan tubuh yang dihasilkan dari vaksin ini tidak terlalu kuat. Maka diperlukan upaya lain untuk memastikan perlindungan yang berkelanjutan. Maka dari itu, dalam pemberian vaksin jenis ini. Sering disertai dengan suntikan penguat.

    Salah satu contoh dari vaksin covid 19 jenis inaktif ini diantaranya Sinovac, Bharat Biotech serta Sinovarm. Sementara untuk vaksin non covid 19 yaitu vaksin untuk polio, rabies hingga vaksin yang dibuat untuk hepatitis A.

  • Back to Content ↑

2. Menggunakan Materi Genetik

Salah satu jenis vaksin covid 19 yang lainnya yaitu dengan metode materi genetik. Dimana materi genetik tersebut disintesis di sebuah laboratorium. Dengan materi genetik itu juga lah, yang akhirnya memberikan perintah pada tubuh agar membentuk sistem kekebalan tubuh.

Yang nantinya akan digunakan untuk melawan virus SARS-CoV-2, yang merupakan cikal bakal dari covid 19 dimasa ini. Salah satu vaksin yang dibuat dengan metode materi genetik mRNA ini yaitu vaksin moderna dan juga Pfizer-BioNTech.

Back to Content ↑

Cara Kerja Vaksin Covid 19 yang Akan Digunakan di Beberapa Negara

Meskipun telah dibahas secara garis besar mengenai cara kerja vaksin covid 19 dalam mencegah penyakit. Namun ada baiknya juga, jika Anda mengetahui cara kerja dari beberapa vaksin yang kini tengah diperbincangkan di kalangan masyarakat ini. Khususnya yang akan digunakan di beberapa negara, termasuk di Indonesia. Diantaranya:

Back to Content ↑

1. Sinovac

Vaksin Coronavac/Sinovac diproduksi oleh sebuah perusahaan China yang bernama Sinovac. Pembuatan vaksin ini yaitu dengan menggunakan virus yang telah dimatikan (inactive virus). Adapun cara kerja vaksin covid 19 ini diantaranya:

  • Diambil dari virus corona yang telah dimatikan (inaktif).
  • Mendorong respon kekebalan tubuh.
  • Membuat antibodi, serta menghentikan virus.

Back to Content ↑

2. Sinovarm

Vaksin lainnya yang akan digunakan di beberapa negara yaitu Sinovarm. Vaksin jenis ini mengembangkan virus corona yang tidak aktif. Yang disebut dengan BBIBP-CorV. Pembuatan vaksin ini juga bekerjasama dengan Institut Produk Biologi Beijing.

Cara kerja vaksin covid 19 ini juga hampir mirip dengan vaksin sejenis lainnya. Termasuk vaksin Sinovac. Yaitu dengan membentuk kekebalan tubuh dan antibodi serta bisa menghentikan virus. Hanya saja, untuk vaksin Sinovarm ini diambil dari sampel virus Sars-CoV-2 yang berasal dari 3 orang. Dimana dari ketiga orang tersebut, diambil sampel yang paling kuat.

Sampel tersebut kemudian diteliti dan dikembangkan dalam sel. Bukan itu saja, sampel dalam sel tersebut juga dinonaktifkan dengan bahan kimia yang bernama beta-propiolakton. Bahan kimia tersebut mengubah materi genetik sehingga berhenti bereplikasi.

Back to Content ↑

3. Covaxin

Selain kedua vaksin tersebut, ada juga Covaxin yang merupakan vaksin buatan Bharat Biotech serta Dewan Riset Medis India. Meskipun Sinovac, Sinovarm serta Covaxin ini sama-sama mengandung aluminium hidroksida adjuvant.

Namun untuk Covaxin ini terdapat kandungan lainnya. Yaitu toll-like receptor (TLR) 7/8 agonis. Yang berfungsi untuk memicu respon imun yang lebih kuat. Sementara aluminium hidroksida adjuvant ini berfungsi untuk meningkatkan efektifitas vaksin.

Back to Content ↑

Demikian penjelasan mengenai cara kerja vaksin covid 19 dalam mencegah virus corona. Intinya semua vaksin covid 19 ini memiliki tujuan yang sama. Yaitu meningkatkan imun dan kekebalan tubuh, yang berfungsi untuk melawan serangan covid 19 pada tubuh penerima vaksin.

Hanya saja, karena proses serta pembuatannya yang berbeda-beda itulah, yang seolah menjadikan vaksin-vaksin ini terlihat berbeda. Terutama dalam hal keefektifannya dalam mencegah covid 19 ini. Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat untuk kita semua!