Skip to main content

Cara dan Teknik Terbaru Untuk Marketing di Era Serba Digital

Cara dan Teknik Terbaru Untuk Marketing di Era Serba Digital

Cara dan Teknik Terbaru Untuk Marketing di Era Serba Digital

Ekonomi selalu ditopang oleh 3 sektor yakni produksi, distribusi, konsumsi. Padahal sebenarnya ada sektor ke 4 yang pengaruhnya tak masuk akal. Sektor tersebut merupakan sektor marketing. Seolah datang dari pesulap hasil produk pada sebuah tim marketing itu seperti sudah disihir. Punya daya pikat bak Eva Ernest di tahun 80an

Pemolesan produk semacam itu memang diperlukan. Bagaimana distribusi akan terus berputar kalau konsumsi tidak jalan? Bagaimana konsumsi jalan kalau orang kurang tertarik dengan produknya? Kalau 3 sektor tadi adalah roda ekonomi, maka marketing adalah poros rodanya.

Pemanfaatan Sosial Media

Kalau sudah masuk pembicaraan tentang marketing ya tentu harus mempertimbangkan hadirnya pihak ketiga yakni sosmed. Promosi produk menjadi lebih instan saat ini, sebab Instagram, Facebook, Twitter semuanya sudah mempelajari calon pembeli produk Anda. Semua itu berdasarkan machine learning.

Machine learning itu sebuah teknologi super pintar yang membuat pengguna sosial media saja tidak tau kalau mereka itu produknya. Mengangkat asas konsumerisme, perusahaan ini memberi umpan terhadap para penggunanya supaya berbelanja.

Sederhana serta efektif merupakan 2 kata yang paling cocok. Keberadaan sosmed sama sekali tidak boleh disia-siakan sebab sudah banyak produk besar yang menggunakan jasa mereka sebagai jalan promosi yang tak hanya murah namun efektif tepat sasaran.

Marketing tentunya punya PR tersendiri seperti bagaimana membuat produk tampak cantik serta menarik. Hal tersebut hanya bisa dilakukan ketika seseorang mau mempelajari bagaimana behavior dari calon konsumennya. Hal itulah yang dilakukan oleh penyedia sosial media. Maka dari itu iklan yang mereka tampilkan memiliki kesempatan terjual lebih tinggi.

Influencer dapat Jadi Alternatif

Ketika produk yang ingin Anda pasarkan belum memiliki kredibilitas untuk dikenal maka cara termudah adalah lakukan endorse salah satu influencer. Cara tersebut sangat efektif bahkan untuk produk yang dasar pembuatannya kurang jelas. Beberapa brand bahkan melakukan kontrak eksklusif dengan influencer demi promosi.

Salah satu barang yang melekat pada influencer dan sukses adalah obat pelangsing. Personal branding yang sudah dipublikasi seolah menjadi senjata baru pada dunia marketing. Kalau Anda bingung mencari siapa influencer yang cocok, maka lihat dulu produk Anda bergerak pada jenis apa. Hal tersebut sangat krusial karena followers tiap influencer tidaklah sama.

Jika barang tersebut berbau kesehatan anak ataupun mainan anak, maka carilah influencer yang memiliki konten seputar anak. Rafatar merupakan contoh influencer yang dapat mempromosikan produk berjenis ramah anak.

Namun jika produk Anda berkaitan dengan seks ataupun hal-hal yang berbau dewasa maka pilih influencer yang punya kecenderungan konten menuju kesana. Hal tersebut akan menaikkan engagement pembeli dengan iklan yang Anda buat. Krusial? Sangat! Bisa dikatakan jika Anda ketika Anda salah memilih influencer maka hasilnya akan percuma.

Tipe marketing semacam ini sudah sangat banyak di Indonesia. Banyak juga kemungkinan bahwa marketing seperti ini akan lebih menjadi tren di tahun depan. Orang-orang akan lebih banyak di rumah dibandingkan pergi keluar sebab adanya pandemi ini belum kunjung punya jawaban akhir.

Website yang Mudah Diakses

Banyak orang yang melupakan hal ini. Apabila Anda menjual baju maka Anda perlu memiliki katalog yang cukup besar. Hal tersebutlah yang harus dibenahi oleh para pengusaha menengah ke bawah di Indonesia. Meskipun katalog yang besar dapat diakses dari Instagram, akan tetap Lebih memuaskan apabila katalog tersebut berwujud website.

Dengan website yang tersedia serta mudah diakses akan membuat pelanggan tidak kesulitan dalam mencari produk yang mereka inginkan. Penyederhanaan akses pelanggan ini merupakan salah satu tipe marketing yang paling mudah dilakukan. Selain membuat pelanggan Anda mudah dalam mencari produk pilihan, hal tersebut juga akan membuat produk Anda semakin menarik.

Pemanfaatan website ini sudah sedikit tergeser oleh sosial media. Walau begitu tetap saja pemanfaatan website ini penting. Tidak ada satupun perusahaan besar yang tidak memiliki website sendiri untuk dijadikan wadah sebagai produk-produknya. Walaupun hanya berisikan katalog, sebuah website akan membuat pemilihan jenis produk menjadi semakin mudah.

Pemanfaatan E-commerce

Pasti kita pernah mendengar Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Lazada dan lainnya. Para penyedia tempat berjualan online ini merupakan salah satu cara paling efektif untuk Anda bisa menjual produk sekaligus mempromosikannya. Kepercayaan pelanggan terkadang sulit didapatkan mereka butuh akses pertama yang terjamin.

Hal itulah yang ditawarkan oleh e-commerce sebagai pihak ketiga dalam transaksi. Apakah model marketing ini cukup bagus? Tentu saja. model marketing ini justru adalah yang paling murah serta punya keberhasilan cukup tinggi saat ini. Kalau kita mau melihat beberapa tahun kedepan, barang yang dijual di toko kemungkinan tidak lebih menarik daripada yang ada di e-commerce.

Selain itu menjual barang pada e-commerce, akan membuat orang semakin mudah melakukan pembayaran. Sebab semua pembayaran kinerja dilakukan secara cash atau transfer langsung, dapat dilakukan melalui minimarket terdekat. E-commerce juga menjamin barang yang Anda jual akan terkirim dengan baik ke pembeli.

Nilai plus semacam itu tidak boleh sampai terlewatkan dalam marketing. Kalau hanya marketing asal-asalan tanpa melihat apa yang hari ini orang sukai, maka kemungkinan besar akan gagal karena tidak memilih langkah yang tepat menurut perkembangan pola transaksi masyarakat. Salah satu contohnya banner di pinggir jalan.

Sebuah promosi melalui banner kecil di pinggir jalan sudah tidak efektif. efek tersebut merupakan salah satu dampak dari orang lebih sering melihat ke smartphone dibandingkan ke pinggir jalan. Meskipun yang disasar adalah pengguna jalan, tetap saja cara yang mereka lakukan kurang efektif untuk model ekonomi 4.0 yang sedang berlaku ini.

Foto yang Estetik

Salah satu tipe marketing yang paling banyak disukai saat ini adalah foto yang estetik. Ketika sebuah produk difoto dengan lebih elegan dan lebih cantik kemungkinan, pembeli akan lebih tertarik untuk membelinya. Tersebut sudah dibuktikan dengan adanya banyak toko online di Instagram yang memberikan jasa edit foto untuk sebuah produk.

Tentu hal tersebut sangat diluar ekspektasi, Anda mungkin berpikir bahwa hal tersebut tidaklah terlalu berefek. padahal pada kenyataannya foto sangat memberikan efek besar pada produk yang dijual. Mau diakui ataupun tidak, ketika Anda berjualan di Instagram maka yang Anda jual adalah gambar ataupun display dari produk Anda.

Dari sanalah Anda harus mempertimbangkan foto seperti apa yang harus Anda pajang pada ecommerce serta akun Instagram yang memuat produk tersebut. Foto-foto estetik serta menarik merupakan suatu nilai plus yang sulit dilakukan apabila Anda tidak cukup kreatif untuk menciptakan suasana dari produk dalam foto tersebut.

Dunia marketing memanglah tidak sederhana, maka dari itu perlu pembelajaran hingga cukup mahir dalam urusan ini. Apalagi jika sudah menyangkut online marketing semacam itu. Meskipun sulit, hal itu tidaklah mustahil untuk dipelajari. Tapi Anda perlu butuh waktu dan keuletan dalam mempelajari marketing 4.0 yang terkadang yang membutuhkan modal yang cukup besar.